pujisemesta
Boleh kutemani suka-dukamu?

Archive for the ‘Sobat.’ Category

Kita Bukan Bebal

30 November 2011

Memasuki 2012 kita semua rakyat RI sdh terbaca : suka makanan manis dan tertawa. Apakah bukan membodohi dan menyepelekan namanya, jika mesti ada korban dulu, baru segala sesuatunya seolah dibenahi dan terperhatikan? ( Lebih lengkap, Klik aja Judul berita, abis gitu halaman 2 dibawahnya .. ) Iklan

Siapa Peduli NKRI ?

20 November 2011

A : Dekadensi moral, menurunnya nilai moral, dimasyarakat kita, blm ada yg sanggup tuk merubah sebaliknya. Jika ada, maka itu akan mengancam logika industri, politik, dan upaya2 nafkah lain nya, dalam grafik jadi lamban naik, tidak sebanding dg nilai investasi. Negara kita yg sdg berkembang, berjalan, melangkah ke sana kemari menawarkan diri sebagai ladang yg […]

Spinx

29 Oktober 2011

Sampe sekarang masih aja ego meraja diraja, ‘ogah’ utk mengakui bahwa cara pandang kita saat ini perlu di tata ulang demi cinta pd anak keturunan dimasa mendatang. Tetap merasa keyakinan mu paling dekat, paling dicintaiNYA? Hingga merasa tangan mu adalah Tangan Nya ? Ini akan terus semakin runcing dimasa mendatang. Hingga titik tertinggi nya pada […]

Setan Dalam Bahaya

29 Oktober 2011

Jangan lupa, frekuensi yg memancar di setiap tubuh hingga sebabkan akibat, atau hukum gravitasi : apapun yg melekat dibumi bundar ini tak dpt sembunyi dari pengaruhnya, itu sbg pemahaman standar yg terkunci dari investigasi krn wibawa agama begitu menyilaukan. Itulah yg terjadi kini: analisa tentang semua ciptaanNYA dianggap tidak sinkron dg metafore kitab suci. Juga […]

Belajar Membaca.

9 Oktober 2011

Belajar membaca kok masih berkutat di ‘siapa yang salah, siapa yang benar’ ? Harusnya maju dong selangkah : mensinergikan keduanya dalam satu atap! Manusia kan, selain perlu kamar tidur, juga perlu kakus? Apa sih yang sibuk di pelajari jika mutu kurikulum pendidikan dasar dinegeri ini jauuuh dari standar malaysia, singapore, apalagi seperti di negara2 eropa? […]

Tubuh kita memancarkan gelombang frekuensi.

30 Agustus 2011

‘Menulis’ yg konon merupakan ruang kemerdekaan pikiran, seyogya nya juga dengan sekeranjang intensitas dan merupakan sikap dari keseharian dalam kita mencari bentuk pribadi sejati nya (diri kita). ( Lebih lengkap, Klik aja Judul berita, abis gitu halaman 2 dibawahnya .. )